Tips untuk Tetap Terpusat dan Tenang Selama Krisis COVID-19

Wabah COVID-19 baru-baru ini , umumnya dikenal sebagai " virus  korona", mengubah banyak hal dengan cepat. Banyak orang menyesuaikan diri untuk bekerja dari rumah secara tidak terduga. Virus menyerang beberapa lebih keras daripada yang lain, dengan beberapa orang kehilangan pendapatan mereka.

Tips untuk Tetap Terpusat dan Tenang Selama Krisis COVID-19

Saat Anda menyesuaikan diri dengan ini, Anda mungkin merasa dunia Anda terbalik. Anda mungkin kesulitan menemukan teknologi baru, menyesuaikan diri dengan anak-anak berlarian, dan kewalahan dengan berita di media sosial.

Meskipun ini terasa membingungkan, menakutkan, dan membebani, sebenarnya tidak perlu begitu. Saya seorang psikoterapis dan pelatih yang berspesialisasi dalam membantu mahasiswa dan profesional muda  mengatasi stres dan kecemasan  sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.

Membantu orang melalui masa-masa stres adalah hal yang paling saya sukai. Dengan pola pikir yang tepat, Anda bisa tetap tenang dan fokus selama ini.

12 Tips untuk Tetap Terpusat dan Tenang Selama Krisis Covid-19


1. Tetap terinformasi dengan berkonsultasi dengan sumber daya berkualitas

Bertujuan untuk mendapatkan informasi Anda dari  sumber berkualitas seperti CDC . Tanggapi rekomendasinya dengan serius, dan kemudian yakinlah bahwa Anda melakukan bagian Anda.

2. Latih perhatian penuh dan bernapas

Ketika Anda menyadari pikiran Anda berputar-putar ke dalam kekhawatiran tentang masa depan, bahkan ketika Anda telah melakukan apa yang Anda bisa, sadari bahwa ini tidak akan membantu saat ini. Perhatikan kekhawatiran Anda dan bawa kesadaran Anda kembali ke saat ini. Tarik napas dalam-dalam ke perut Anda. Ini membantu menenangkan sistem saraf Anda.

3. Fokus pada apa yang ada dalam kendali Anda

Peristiwa dunia tidak berada dalam kendali pribadi Anda. Namun, Anda dapat mengontrol cara Anda mengatur waktu,  cara Anda merespons stres , dan seberapa adaptif Anda terhadap perubahan waktu. Ini memberi Anda harapan dan ketahanan. Teruslah bertanya pada diri sendiri: "apa yang BISA saya lakukan?" Setelah Anda melakukan apa yang Anda bisa, lepaskan sisanya.

4. Batasi pemeriksaan berita

Mengikuti berita sangat membantu dan perlu, sampai titik tertentu. Tetapi tetapkan beberapa batasan untuk diri Anda sendiri jika Anda mendapati Anda memeriksa terlalu banyak berita COVID-19 (Coronavirus) dan itu membuat Anda stres (misalnya, mengejar ketinggalan 2 kali sehari, bukan 10).

5. Berteman dengan perubahan

Perubahan besar seperti  bekerja dari rumah , homeschooling, atau membatalkan rencana sosial bisa membuat Anda kewalahan. Kurangi kewalahan dengan mengambil sesuatu selangkah demi selangkah. Bayangkan ulang perubahan sebagai tantangan baru dan menarik untuk diatasi, dan bukan tantangan yang berat.

6. Atur ulang jadwal Anda

Jika Anda pindah kerja dari rumah, Anda mungkin tergoda untuk tidur, bekerja lembur, atau menghabiskan siang hari bermain dengan anjing Anda. Tetapi sebagai seseorang yang telah bekerja dari rumah, saya tahu pentingnya organisasi dan disiplin diri. Rencanakan hari Anda sebelumnya. Bangun pada waktu yang sama dan jam kerja yang ditetapkan dapat membuat Anda tetap di jalur. Gunakan aplikasi seperti Google Kalender, Trello, dan Asana untuk menjadwalkan waktu Anda dan melacak apa yang harus Anda lakukan.

7. Pikirkan kembali rutinitas olahraga Anda

Jika Anda terbiasa menghadiri kelas di studio yoga atau gym, Anda mungkin merasa "tidak bisa berolahraga" jika tempat olahraga favorit Anda tutup. Namun, ada banyak pilihan yang tersedia dari rumah atau luar. Cari tahu apakah instruktur yoga favorit Anda menawarkan kelas online, mengencangkan ban sepeda Anda, berjalan-jalan, atau mempelajari cara menggunakan beban bebas di rumah. Dengan kreativitas, Anda bisa tetap bugar dan sehat (yang sangat penting saat virus beredar).

8. Gunakan waktu ekstra untuk memfokuskan kembali dan menyetel kembali

Kuartal 1 hampir berakhir! Gunakan waktu ekstra yang Anda miliki untuk menilai bagaimana kuartal pertama berjalan. Pastikan Anda sesuai dengan resolusi Anda,  berkomitmen kembali pada tujuan Anda , buat strategi baru, dan optimalkan alur kerja Anda. Kuncinya di sini adalah fokus pada apa yang BISA Anda lakukan, dan bukan pada apa yang tidak bisa Anda lakukan.

9. Buat jurnal tentang emosi Anda

Tidak apa-apa untuk merasa kesal, takut, atau emosional tentang wabah COVID-19 ( Coronavirus ). Penelitian telah menunjukkan manfaat yang sangat positif untuk membuat  jurnal tentang emosi Anda . Duduklah selama 20-30 menit dan biarkan di halaman.

10. Coba aktivitas baru

Sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyematkan resep baru ke papan pin Anda, mencoba beberapa proyek DIY, membaca buku baru, atau mengambil kelas online. Anda juga dapat melakukan pembersihan musim semi atau memposting item pakaian lama secara online. Jika Anda melihat perubahan itu mengasyikkan, Anda mungkin sebenarnya bersyukur untuk kali ini!

11. Bersikaplah suportif dan baik hati

Saat-saat seperti ini bisa membuat kita lebih egois dan takut, atau bisa membuat kita merasa lebih murah hati dan baik hati. Banyak orang menderita secara ekonomi. Jika Anda adalah salah satu orang yang tidak terlalu terpengaruh secara finansial, pertimbangkan untuk mendukung bisnis kecil atau keluarga yang kurang beruntung secara ekonomi yang paling terpukul. Bahkan jika Anda tidak dapat berkontribusi secara finansial, kata-kata yang baik akan bermanfaat.

12. Jangan takut untuk meminta bantuan

Jika Anda masih kewalahan, cari bantuan pelatih yang dapat membantu Anda mengatur jadwal dan membangun ketahanan, atau terapis berkualitas yang dapat membantu Anda mengelola perasaan cemas, panik, dan takut yang intens.

Jika Anda mengikuti 12 tip berikut, Anda akan merasa lebih tenang, fokus, dan selaras. Dengan kebaikan, fleksibilitas, dan  perhatian , kita bisa melewati ini!

0/Komentar

Lebih baru Lebih lama

DMCA.com Protection Status