Museum Dan Candi Yogyakarta

Anda akan menemukan banyak sekali akomodasi unggulan di Yogyakarta, mulai dari kategori penginapan murah hingga bintang 5. Pastikan Anda memilih hostel Yogyakarta terbaik untuk perjalanan masa depan Anda!

Museum yang ada di Yogyakarta


Museum Affandi

Museum Affandi - Museum yang menyenangkan ini dibangun di seberang bekas rumah almarhum Affandi, di antara pelukis terkenal Indonesia. Beragam galeri, antara lain 1 dengan 30 lukisan Affandi dari jaman dulu, impresionis dan ekspresionis, ditambah lagi lukisan karya sejumlah 11 anaknya. Seniman membuat beberapa dari bangunan (kompleks pusat awalnya tempat tinggal dan kantornya) sendiri, ditambah pekarangannya sendiri adalah harga tiket masuk. Pekerja yang berharga untuk memamerkan Anda secara keseluruhan.

Museum Dirgantara (museum pesawat)

Museum Dirgantara (museum pesawat) - Museum pesawat Indonesia ini menyimpan berbagai pesawat antik dari era PD II antara lain Badger bomber, MIG-15 hingga MIG-21, P-51 Mustang, kapal terbang Catalina, Auster MkII, Lavochkin LA-11, F- 86 Sabre, T-33 Bird, A6M5 Zero, dan lainnya. Museum ini tidak memiliki papan penunjuk arah: untuk menuju ke sana, dapatkan taksi atau gunakan Satnav dan pergilah ke ujung timur Jl. Lettu TPA Supardal. Museum ini berada di dalam pangkalan Air Drive. Penjaga di pintu masuk akan meminta Anda untuk menitipkan paspor Anda meskipun Anda mungkin berada di dalam museum.

Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo - Sebuah museum arkeologi jawa, memiliki banyak sekali artefak jawa seperti wayang golek, topeng, arca, tekstil, senjata, serta alat musik gamelan jawa yang tersusun lengkap. Hargai kunjungan jika Anda punya waktu luang di Yogya, atau Anda sedang memikirkan ulasan budaya Jawa.

Museum Kekayon

Museum Kekayon - Sebuah museum wayang menggunakan taman model jawa yang rimbun. Ini dapat dibagi menjadi 10 sektor, tepatnya di mana masing-masing memiliki volume wayang yang sangat besar dari berbagai tempat di Indonesia.

Candi yang ada di Yogyakarta

Candi adalah konstruksi arkeologi bersejarah yang dibangun sepanjang abad ke 7-9 yang ditujukan untuk agama tertentu Anda (Budha atau Hindu). Itu dibangun dari ratusan blok batu vulkanik atau sungai dan dirakit sendiri oleh tenaga kerja individu. Dinding candi biasanya diukir dengan relief yang menggambarkan cerita, dan patung Dewa atau Dewi batu umumnya berada di tengah. Ada banyak candi yang terletak di Yogyakarta dan letaknya berdekatan. Borobudur yang dianggap sebagai salah satu candi terkenal ada di Magelang, tidak jauh dari Yogyakarta. Prambanan, juga candi yang sangat terkenal berada di dalam wilayah perbatasan Yogyakarta-Jawa Tengah.

Candi Sambisari

Candi Sambisari mungkin sangat khas. Berbeda dengan candi lainnya, candi ini terletak sekitar 6m di bawah garis lantai. Caranya mudah karena dekat dengan Bandara Adisucipto. Anda bisa pergi ke sana dengan taksi. Candi Sambisari terdiri dari satu candi utama dan 3 candis pendukung (perwara). Lingga dan yoni, simbol seksual laki-laki dan perempuan, bisa dilihat di dalam candi induk. Di dalam dinding candi utama, Anda akan menemukan 3 arca, Agastya di bagian selatan, Ganesha di sisi timur, dan Dewi Durga di sisi utara. Dalam lingga, yoni, dan arca-arca tersebut, disimpulkan bahwa Sambisari dirancang untuk memuja Dewa Siwa. Tidak ada referensi pasti tentang kapan dan siapa yang membangun candi ini. Tetapi melalui prasasti Wanua III,

Candi Kalasan

Candi Kalasan terletak tidak jauh dari Prambanan, sekitar 2 km ke arah barat dari Prambanan atau 14 km ke arah timur dari Yogyakarta. Candi ini berada di sisi selatan dengan jalan utama Prambanan-Yogyakarta. Ini benar-benar candi Budha tertua di Yogyakarta. Dibangun pada akhir abad ke-7 (778 M) oleh Rakai Panangkaran dari Dinasti Sanjaya. Dia beragama Hindu tetapi dia menciptakan kuil Buddha, sehingga mencerminkan kehidupan agama yang damai setiap hari sepanjang waktu itu. Relief yang diukir di candi ini dianggap paling indah. Dindingnya dilapisi semen putih tradisional yang disebut bajralepa. Candi Kalasan dibangun untuk memuja Dewi Tara (Dewi Tara). Sebuah patung perunggu Boddhisatva digunakan untuk ditempatkan di dalam candi, tetapi patung ini sudah tidak ada lagi.

Candi Sari

Candi Sari terletak tidak jauh dari Candi Kalasan, diperkirakan enam ratus m ke timur laut dari Candi Kalasan. Candi ini dirancang sebagai asrama biksu Buddha kuno. Di dalam candi, Anda akan menemukan dua lantai dengan 3 kamar di hampir setiap lantai. Relief tersebut setara dengan Candi Kalasan dan temboknya juga dilapisi bajralepa. Anda akan menemukan Boddhisatva dan Dewi Tara diukir di samping jendela yang menunjukkan kepada kita hubungan antara Candi Kalasan dan Candi Sari. Atap uniknya terdiri dari 9 stupa berjejer. Lubang-lubang di beberapa tempat menunjukkan bahwa kayu terbiasa memenuhi pembangunan. Candi ini diperkirakan akan dirakit pada zaman yang sama dengan Candi Kalasan.

0/Komentar

Lebih baru Lebih lama

DMCA.com Protection Status